Permit (Izin Kerja) di SAP PM (Plant Maintenance) adalah dokumen atau objek kontrol yang digunakan untuk memastikan bahwa seluruh persyaratan keselamatan kerja, lingkungan, dan operasional telah dipenuhi sebelum suatu pekerjaan maintenance dimulai.
Permit berfungsi sebagai mekanisme persetujuan (approval) untuk mencegah kecelakaan kerja, kerusakan alat, atau pelanggaran regulasi di area pabrik/fasilitas.

Fungsi Utama Permit di SAP PM
- Keamanan Operasional: Memastikan prosedur keselamatan seperti pemutusan aliran listrik (lockout/tagout), pengujian gas, atau penyediaan alat pelindung diri (APD) sudah diverifikasi.
- Kontrol Rilis W order: Mengunci Work Order agar tidak dapat dirilis (released) atau dimulai sebelum semua izin yang diperlukan disetujui.
- Kepatuhan Regulasi: Menyediakan jejak audit (audit trail) yang membuktikan bahwa pemeliharaan dilakukan sesuai standar K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) dan lingkungan.
Langkah 1: Logistic -> Plant Maintenance -> Maintenance of Technical Objects-> Environment -> IPMD – Permits
SAP Easy access


| Kolom | Deskripsi | Input | Wajib |
| Permits | Kode Permits | HOT_AREA | |
| Description | Hot Area Permits | Hot Area Permits | |
| Category | Safety Permits | S | |
| Order Release | Error Message | 2 | |
| Order Completion | Error Message | 2 |

Implementasi Permits
Pada Equipment.
Goto à Permits



Kolom Procedure = centang
Release / Change Permits (IPM2)

Highlight baris yang akan di release à Issue Permits.













































































































































































































































































































































